Sayatelah diajar untuk percaya kepada Anak yang tunggal, Tuhan kita Yesus Kristus, Allah Firman yang menjelma menjadi manusia. Tetapi saya tahu membedakan antara manusia dan keallahan. Dan saya anggap mencemarkan kekudusan-Nya kalau Tuhan kita Yesus Kristus yang satu itu dibagi menjadi dua Anak; begitu pula kalau kita menyetujui yang ProphetAdam As. Allah SWT menciptakan alam semesta yang indah.Suatu ketika Allah berbicara kepada malaikat bahwa Allah akan menciptakan makhluk baru,yaitu manusia.Para malaikata kaget,"Apakah karena kami kurang taat kepada mu,Ya Allah?"Kata malaikat."Aku lebih mengetahui apa yang Aku ciptakan,"Kata Allah.Malaikat pun patuh dan taat Alkitabsendiri mengatakan TUHAN TIDAK DAPAT DILIHAT dan TUHAN BUKAN MANUSIA. Jadi MUSTAHIL TUHAN MENJELMA JADI MANUSIA.!! Tapi umat kristen lebih suka memilih ayat yg menyebutkan TUHAN menjadi manusia. 19 Juli 2020 12.58 melihat wujud Allah.Swt tetapi harus yakin dan percaya adanya Tuhan bernama Allah.Swt yang tidak dapat KetikaNahdlatut Tujjar Menjelma Jadi Lembaga Perekonomian NU Jumat, 3 Juni 2022 | 11:00 WIB Foto: tetapi kemauan maju adalah wujud bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah untuk selalu maju bergerak secara dinamis. Kebangkitan ekonomi untuk meningkatkan harga dan martabat jam'iyah sebagai implentasi dari menyongsong satu BahwaAllah yang kita imani tidak “ujug-ujug” muncul dan menjelma sebagai manusia. Yesus adalah Allah Putera yang terlahir dari seorang perempuan bernama Maria istri Yusuf dan bukan dijadikan. Allah sungguh hadir menjadi manusia lewat peristiwa inkarnasi dalam diri Tuhan Yesus, Dia-lah anak Raja Daud dari suku Yehuda. Iblisberusaha menjauhkan manusia dari jalan Allah. Dan konsep terakhir yang dijalankan oleh iblis, ialah agar manusia tidak mau bersyukur kepada Allah. Potensi yang telah Allah karuniakan/ amanahkan kepada manusia dibuatnya menjadi hilang kesadaran. Sehingga manusia menjadi tidak sadar dengan fitrahnya, sebagai muslim tidak sadar lagi bahwa Nataladalah peristiwa di mana Allah yang Mahakuasa menjelma menjadi manusia. Dengan menjadi manusia seperti kita, Ia ingin menunjukkan betapa Ia mengasihi kita. Jadi, karena kasih-Nya kepada kitalah makanya Ia turun ke tengah-tengah kita dan menjadi manusia sama seperti kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa. Ulangan Gembala pergilah cepat-cepat menuju Betlehem. Pergilah mencari di Betlehem Sang Raja Israel. 1. Sang Sabda kini menjelma menjadi manusia. Lekaslah berjumpa dengan Tuhan, Almasih yang mulia. 2. Yang Mahatinggi dan kekal berkunjung di dunia. Lekaslah mencari Allah kekal yang datang di dunia. 3. YesusAdalah Firman yang Menjelma Menjadi Manusia, Ternyata Hanya Teori Omong Kosong (bagian 3) Bible, menyatakan bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut: “John 1:1-18; “The prologue is a hymn, formally poetic in style - perhap originally SEMANGATPAGI, dalam Injil hari ini dikisahkan tentang Firman Yang Telah Menjadi Manusia (Yoh. 1: 1 – 18). Dalam doa angelus, kita mendoakan ” Sabda Telah Menjadi Manusia”, dan Jawaban nya ” Dan Tinggal Diantara Kita”. Sabda disini tidak lain adalah Yesus, Sang Mesias yang dijanjikan dan sungguh menjelma menjadi Manusia dalam diri Yesus, Sang Putra NATAL. Pf5bj. Pdt. Esra Alfred Soru, STh, MPdK Apakah sebenarnya Natal itu? Natal adalah hari kelahiran Kristus. Siapakah Kristus? Dia adalah Allah. Allah kok dilahirkan? Tidak! Yang dilahirkan adalah Ia yang menjelma menjadi manusia. Jadi Natal adalah peristiwa di mana Allah menjelma berinkarnasi menjadi manusia. Itulah yang dikatakan Kitab Suci. gadget, bisnis, otomotif Yohanes 114 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, …” Roma 95 Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! 1 Timotius 316 “…"Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia,…”. Pertanyaan bagi kita adalah mengapa Allah mau atau harus menjadi manusia di dalam Natal? Kitab Suci berkata bahwa semua manusia adalah orang berdosa. Roma 323 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” Dan Allah itu Allah yang adil sehingga Ia tidak akan membebaskan orang berdosa dari hukuman. Nah 13 - TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah….”. Dosa lalu mengikat manusia sehingga manusia tidak bisa melepaskan diri dari dosa. Karena Allah itu adil maka semua manusia harus dihukum oleh Allah dan hukuman Allah bagi dosa manusia adalah kebinasaan kekal dalam neraka. Wahyu 218 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua." Tentang neraka ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Pertama, Neraka itu merupakan suatu tempat yang nyata dan betul-betul ada. Ada banyak orang yang tidak percaya adanya neraka. Kalau mereka tidak percaya adanya neraka, saya justru yakin bahwa mereka akan masuk ke neraka. Pada saat itu mereka akan percaya akan adanya neraka, tetapi sudah terlambat! Kedua, Neraka adalah tempat di mana orang terpisah dari Allah selama-lamanya, tanpa bisa dipulihkan kembali. 2 Tesalonika 19 - “Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya” Padahal bersama Tuhan adalah sumber segala kebahagiaan sebagaimana kata Mazmur 1611 - “... di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa”. Ketiga, Neraka adalah tempat penyiksaan / penderitaan yang luar biasa hebatnya. Bahwa neraka adalah tempat yang demikian ditunjukkan lewat sejumlah ayat Kitab Suci perhatikan bagian yang saya tebalkan Matius 2546 - Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal." Matius 1342 - Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Matius 2541 - Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Markus 947-48 – 47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, 48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam. Matius 2213 - Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Keempat, Penderitaan dalam neraka bersifat selama-lamanya. Wahyu 1411 - Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa,…." Jadi di dalam neraka tidak ada istrahat, tidak ada pengurangan rasa sakit dan juga tidak ada harapan untuk keluar dari sana. Kalau saudara masuk ke sana, saudara akan selama-lamanya ada di sana. Jonathan Edwards dalam khotbahnya yang terkenal Sinners in the Hands of an Angry God’ berkata tentang orang yang masuk ke dalam neraka sebagai berikut “Ini adalah murka yang kekal. Adalah sesuatu yang menakutkan / mengerikan untuk menderita kehebatan dan murka Allah yang mahakuasa ini untuk satu saat saja; tetapi kamu harus menderitanya sampai kekal... kamu akan benar-benar putus asa untuk bisa mendapatkan pembebasan, akhir, pengurangan / peringanan hukuman, istirahat. Kamu pasti akan tahu bahwa kamu akan menjalani zaman-zaman yang panjang, berjuta-juta zaman, dalam pergumulan dan pertentangan dengan pembalasan hebat tanpa belas kasihan ini; dan bila kamu telah menjalaninya, bila begitu banyak zaman telah kamu lalui dengan cara ini, maka kamu akan tahu bahwa semua itu hanyalah satu titik dibandingkan dengan waktu yang tersisa. Dengan demikian hukumanmu itu betul-betul tidak terbatas”. Jadi kita semua yang berdosa seharusnya masuk ke dalam neraka ini, tanpa terkecuali, tidak peduli apa pun yang kita lakukan, berapa banyak pun perbuatan baik kita. Dosa tetap dosa yang harus dihukum oleh Allah yang Maha adil dan Maha suci. Tetapi Allah bukan hanya Allah yang adil dan suci, Dia juga Allah yang kasih. Karena Dia kasih, maka Dia tidak mau manusia mengalami penderitaan seperti ini selama-lamanya di neraka. Kasih-Nya membuat Ia mau membebaskan manusia dari hukuman dosa. Tetapi kalau manusia dibebaskan dari hukuman, berarti Allah menjadi Allah yang tidak adil lagi karena tidak menghukum dosa, dan Allah tidak mungkin melakukan ini. Di sini terdapat ketegangan dan kontradiksi’ antara keadilan dan kasih Allah. Bagaimana supaya Allah tetap adil dan kasih? Bagaimana supaya Allah tetap menghukum dosa dan pada saat yang sama manusia dibebaskan dari hukuman dosa? Jalan keluarnya adalah harus ada seorang pengganti yang siap menggantikan posisi manusia untuk menerima hukuman Allah supaya Allah tetap menghukum dan manusia tidak jadi dihukum. Pengganti itu haruslah memenuhi 2 persyaratan 1 Ia harus manusia. Karena manusialah yang berbuat dosa. Bukan binatang, bukan juga malaikat yang berbuat dosa melainkan manusia. 2 Ia harus tidak berdosa. Jika ia mempunyai dosa 1 saja, ia tidak layak menjadi pengganti. Ia sama seperti semua manusia lainnya yang membutuhkan pengganti. Lalu, di manakah mendapatkan seseorang yang memenuhi 2 persyaratan ini? Di dunia ini ada banyak manusia tetapi semuanya berdosa. Berarti syarat pertama dipenuhi tetapi syarat kedua tidak dipenuhi. Kalau begitu coba dicari di surga. Ada Allah di sana yang tidak berdosa, tetapi Ia bukan manusia. Berarti syarat kedua dipenuhi tetapi syarat pertama tidak dipenuhi. Jadi bagaimana? Semua manusia berdosa. Allah tidak berdosa tetapi Ia bukan manusia. Satu-satunya cara adalah Allah harus menjadi manusia. Karena Dia adalah Allah maka Dia tidak berdosa, dan karena Dia menjadi manusia maka sekarang ada manusia yang tak berdosa. Itulah manusia Yesus Kristus, manusia tidak berdosa itu. Ia datang ke dalam dunia untuk menjadi pengganti bagi kita dalam menerima semua murka / hukuman Allah atas dosa sehingga kita yang berdosa tidak jadi masuk neraka. gadget, bisnis, otomotif Inilah alasan mengapa Allah menjadi manusia. Inilah tujuan Yesus datang ke dalam dunia supaya Ia menjadi pengganti manusia berdosa dalam menerima hukuman Allah. Dan karena itu maka Ia menjadi Juru selamat dunia. Itulah sebabnya pada Natal yang pertama, gembala-gembala menerima berita sebagaimana dicatat dalam Lukas 210-11 – 10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa 11 Hari ini telah lahir bagimu Juru selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Demikian juga kata-kata yang disampaikan malaikat kepada Yusuf “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Matius 121. Yesus ini pada akhirnya menerima seluruh murka Allah atas dosa seluruh umat manusia dengan kesengsaraan dan kematian-Nya di atas kayu salib, tetapi dengan itu Ia justru menjadi penyelamat dan penebus dosa manusia. Sekarang yang dituntut dari setiap orang adalah iman dan kepercayaan kepada Dia. Barang siapa percaya kepada Yesus, Yesus menjadi Juru selamatnya dan seluruh dosanya sudah dipikul Kristus dan karena itu maka orang seperti ini tidak akan pernah masuk ke dalam neraka melainkan akan menikmati hidup kekal di surga. Tetapi barang siapa yang tidak mau percaya/menolak Dia, Ia tidak menjadi Juru selamat atas mereka, Ia tidak membayar dosa-dosa mereka, merekalah yang harus membayar setiap dosanya hingga sen yang terakhir dengan terlempar ke dalam neraka untuk selama-lamanya. Yohanes 316 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sudahkah saudara percaya kepada Yesus Kristus? Sudahkah saudara mempunyai Sang Juru selamat itu di dalam hati saudara? Jika belum, Natal sama sekali tidak mempunyai arti bagi saudara. Jangan lewatkan Natal tahun ini tanpa Kristus menjadi Juru selamatmu. ALASAN ALLAH HARUS MENJADI MANUSIA YOHANES 114;1TIMOTIUS 316. Selamat Hari Natal! Ketuhanan Isa masih menjadi perdebatan hingga saat ini bagi banyak agama. Ada yang berkata bahwa Isa merupakan Tuhan, nabi, atau manusia yang luar biasa. Apa yang Anda percayai tentang Isa? Mengapa Isa Al-Masih disebut Tuhan oleh umat Nasrani? Pertanyaan itu membingungkan banyak Mukmin. Karena jika Isa bukan Tuhan, orang Nasrani salah menyembah Dia. Jawaban ini akan menolong kita mempunyai sikap yang benar kepada-Nya. Mengapa Nabi Isa Disebut Tuhan? Perhatikan Keistimewaan-Nya Ketika seseorang bertanya, Mukmin akan menjawab bahwa Isa adalah nabi atau utusan Allah, yang berarti hanyalah manusia. Hal ini karena Isa lahir di dunia sama seperti manusia pada umumnya. Apakah kisah hidup Isa hanya berhenti sampai di sini? Mengapa Isa Al-Masih disebut Tuhan, mari kita lihat apa yang tertulis mengenai Isa Al-Masih dalam Al-Quran dan Kitab Suci Injil A. Seputar Kelahiran Isa Al-Masih Isa berasal dari Roh Allah. Al-quran menyatakan “… Kami tiupkan ke dalamnya Maryam ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda yang besar bagi semesta alam” Qs 2191. Injil menyatakan “Roh Kudus akan turun atasmu [Maryam] dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak [Isa] yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah” Injil, Lukas 135. Isa adalah perwujudan Firman Allah Kalimatullah. Al-Quran menyatakan “Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah … kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam” Qs 4171. Injil menyatakan “Pada mulanya adalah Kalimatullah. Kalimatullah itu bersama-sama dengan Allah dan Kalimatullah itu adalah Allah” Injil, Yohanes 11 parafrasa. Isa adalah pribadi yang suci tidak berdosa. Al-Quran menyatakan “… aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci” Qs 1919. Injil menyatakan “…di dalam Dia tidak ada dosa” Injil, 1 Yohanes 35. Isa berkuasa atas setan. Al-Quran menyatakan Setiap anak Adam yang baru lahir, disentuh oleh setan ketika lahirnya itu, … kecuali Maryam dan anaknya” Sahih Bukhari 1493. Injil menyatakan “Terang itu [Isa Al-Masih] bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya” Injil, Yohanes 15. Ada barokah Allah saat kelahiran Isa. Al-Quran menyatakan “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan …” Qs 1933. Injil menyatakan “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” Injil, Lukas 214. Isa menjadi tanda Rahmat Allah bagi manusia. Al-Quran menyatakan “… Kami menjadikannya [Isa Al-Masih] suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami …” Qs 1921. Injil menyatakan “Allah mengutus Anak-Nya [Isa Al-Masih] ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” Injil, Yohanes 317. B. Kualitas Kehidupan Isa Sebagai Tuhan Isa membawa ajaran kebenaran Al-Quran menyatakan “Katakanlah, Hai ahli kitab, tidaklah kamu berada di atas sesuatu kebenaran hingga kamu menegakkan Taurat dan Injil’” Qs 568. Injil menyatakan “Akulah [Isa Al-Masih] jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” Injil, Yohanes 146. Manusia harus mengimani Isa sebagai Tuhan. Al-Quran menyatakan “Dan tidak seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepada Isa …” Qs 4159. Injil menyatakan “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus [Isa Al-Masih] dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” Injil, Kisah Para Rasul 1631. Isa seperti Allah memiliki kuasa kehidupan. Al-Quran menyatakan hanya Allah yang memiliki kuasa untuk menciptakan kehidupan. “… selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, …” Qs 2273. Namun Isa adalah satu-satunya di Al-Quran yang juga memiliki kuasa menciptakan kehidupan. “… aku Isa membangkitkan orang mati …” Qs 349. Injil menyatakan “Akulah [Isa Al-Masih] kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati…Yesus berkata kepada Lazarus, “Bangkitlah!” Orang yang sudah empat hari mati itu bangkit” Injil, Yohanes 1125, 43-44 parafrasa. Isa berkuasa melakukan banyak mujizat. Al-Quran menyatakan “… Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda mukjizat dari Tuhanmu …” Qs 349. Ayat lainnya menyatakan “… aku menyembuhkan orang yang buta…” Qs 349. Injil menyatakan “[Melalui Isa] orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik” Injil, Matius 115. Isa datang membawa terang. Al-Quran menyatakan “… Isa datang membawa terang, dia berkata sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat …’” Qs 4363. Injil menyatakan “Maka Yesus [Isa Al-Masih] berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup” Injil, Yohanes 812. Isa bangkit dari kematian. Al-Quran menyatakan “Kesejahteraan atas dirinya [Isa Al-Masih] … pada hari ia dibangkitkan hidup kembali” Qs 1915. Injil menyatakan “Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan” Injil, Kisah Para Rasul 1334. Hanya Isa yang sekarang ini berada di sisi Allah. Al-Quran menyatakan “…Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya” Qs 4158. Injil menyatakan “… setelah Ia [Isa Al-Masih] selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi” Injil, Ibrani 13. C. Ramalan Mengenai Isa Di Akhir Zaman Isa terkemuka di dunia dan akhirat. Al-Quran menyatakan “… Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat …” Qs 345. Injil menyatakan “Yesus [Isa Al-Masih] … berkata “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” Injil, Matius 2818. Allah meninggikan para pengikut Isa. Al-Quran menyatakan “Hai Isa … Allah menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat” Qs 355. Injil menyatakan “Karena dari kepenuhan-Nya [Isa Al-Masih] kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia” Injil, Yohanes 116. Muhammad mengakui Isa berkedudukan mulia Maha Tinggi. Al-Quran menyatakan “Wahai Tuhan! Ampunilah saya Muhammad! Kasihanilah saya dan hubungkan saya dengan teman yang maha tinggi” Sahih Bukhari 1573. Injil menyatakan “Karena dari kepenuhan-Nya [Isa Al-Masih] kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia” Injil, Yohanes 116. Isa seperti Allah mengetahui mengenai kiamat. Al-Quran menyatakan hanya Allah yang mengetahui kiamat. “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat “ Qs 3134. Namun Isa juga memiliki pengetahuan akan kiamat. “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” Qs 4361. Injil menyatakan “Inilah wahyu Yesus Kristus [Isa Al-Masih]…supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi” Injil, Wahyu 11. Isa sama seperti Allah adalah Hakim Adil. Al-Quran menyatakan “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?” Qs 958. Namun selain Allah, hanya Isa yang juga tertulis sebagai Hakim Adil. “… Isa, anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil” Sahih Muslim 220. Injil menyatakan “Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus [Isa Al-Masih]…” Injil, 2 Korintus 510. Isa adalah Imam Besar. Al-Quran menyatakan “Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam” Ibnu Majah. Injil menyatakan “Kristus [Isa Al-Masih] telah datang sebagai Imam Besar…” Injil, Ibrani 911. Dalam hal-hal di atas, umat Nasrani setuju dengan Al-Quran. Mengapa Nabi Isa Dipanggil Yesus? Sebelum lanjut, kita mau menjawab satu pertanyaan yang sering ditanya oleh para Mukmin. Mengapa Nabi Isa disebut Yesus? Apakah Isa dan Yesus dua orang yang berbeda? Bukan! Perbedaannya hanya soal bahasa. Nama Isa asli adalah Yeshua. Ketika nama-Nya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, nama itu menjadi Isa. Ketika nama Yeshua diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, nama itu menjadi Yesus. Isa Al-Masih 100% Manusia, 100% Tuhan Semua ini menjelaskan mengapa Isa Al-Masih disebut Tuhan . Ia adalah pribadi yang mulia. Inilah yang orang Nasrani nyatakan sebagai “100% Manusia, 100% Allah.” Istilah ini menjelaskan bahwa Isa pada hakekatnya adalah Allah. Tetapi, Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Ia sepenuhnya Allah. Namun juga menjadi sepenuhnya manusia. Hal ini terkesan mustahil, namun bagi Allah tidak ada yang mustahil Injil, Rasul Lukas 137. Injil, Rasul Besar Yohanes 11 dan Qs. 345, mengatakan bahwa “Dia [Isa Al-Masih] pada mulanya adalah Firman/Kalimat Allah.” Yang menurut Injil, Rasul Besar Yohanes 114, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita…” Mengimani Isa Berarti Menerima Jalan Rahmat Allah Jadi, jelas alasan Isa Al-Masih disebut dan dipanggil Tuhan. Ia memang layak disembah. Ia bukan manusia. Isa adalah pernyataan rahmat Allah bagi manusia. Isa adalah Allah yang berkuasa. Ia mengasihi manusia. Karena itu, Dia ingin menjadi Juruselamat. Dia datang ke dunia untuk menebus manusia dari dosa melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Anda tidak harus bingung lagi. Maukah Anda menerima Isa sebagai Tuhan sehingga Dia dapat menunjukkan kuasa-Nya untuk menyelamatkan Anda? Mari mengimani Isa! [Staf Isa dan Islam – Untuk masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini, silakan mengirim email kepada Staff Isa dan Islam.] Artikel Terkait Berikut ini link-link yang berhubungan dengan artikel “Mengapa Isa Al-Masih disebut Tuhan?”. Jika Anda berminat, silakan klik pada link-link berikut Para Mukmin Bantah, “Isa Tidak Pernah Berkata Dialah Tuhan” Apakah Isa Al-Masih Tuhan atau Siapakah Dia? Benarkah Isa Al-Masih Adalah Manifestasi Dari Allah? Fokus Pertanyaan Untuk Dijawab Pembaca Staf IDI berharap Pembaca hanya memberi komentar yang menanggapi salah satu pertanyaan berikut Apakah Saudara percaya bahwa Isa adalah Tuhan? Mengapa? Setelah membaca bahwa Al-Quran juga menyatakan ketuhanan Isa, apa yang menjadi respon Saudara setelah mengetahuinya? Menurut Saudara, apakah mungkin ada nabi atau manusia biasa yang memiliki karakter-karakter seperti Isa Al-Masih jikalau dia bukan Tuhan? Jelaskan jawabannya! Komentar yang tidak berhubungan dengan tiga pertanyaan di atas, walaupun dari Kristen maupun Islam, maaf bila terpaksa kami hapus. Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikelini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini. Atau WA/SMS ke 0812-8100-0718 Allah Menjelma menjadi Manusia karena Ia Mengasihi Kita Renungan Masa Natal, Jumat 3 Januari 2020 — Bacaan I 1 Yoh. 229 – 36; Injil Yoh. 129-34 Baca JugaDeklarasi – Renungan Pesta Pembaptisan TuhanKasih dan Kisah – Renungan Hari Biasa Masa NatalTerapkan 3MTB demi dapat Hidup dalam Kebenaran yang Sejati Kita masih berada pada masa Natal. Natal adalah peristiwa di mana Allah yang Mahakuasa menjelma menjadi manusia. Dengan menjadi manusia seperti kita, Ia ingin menunjukkan betapa Ia mengasihi kita. Jadi, karena kasih-Nya kepada kitalah makanya Ia turun ke tengah-tengah kita dan menjadi manusia sama seperti kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa. Kasih Allah itu menjadikan kita anak-anak-Nya. Sebagai anak-anak Allah, kita yakin dan percaya bahwa Allah mempunyai rencana dan rancangan yang indah bagi kita. Hanya saja, kita sendiri tidak tahu persis apa sebetulnya rencana dan rancangan yang Allah siapkan untuk kita itu. Ya, kita tidak pernah tahu bagaimana masa depan kita, karena hal itu masih merupakan misteri bagi kita. Namun demikian, dengan kelahiran Kristus di tengah kita, kita mempunyai pengharapan di dalam Dia. Kita percaya bahwa Yesus tahu semua persoalan kita dan peduli pada keadaan kita sebab Ia sendiri merasakan apa yang kita rasakan. Kita menaruh harapan pada Yesus. Satu hal yang perlu kita ingat yaitu bahwa orang yang menaruh pengharapan pada Kristus harus menyucikan diri, sama seperti Dia suci adanya. Kita beruntung karena Yesus datang untuk menebus dosa-dosa kita. Dia adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Yohanes Pembaptis memperkenalkan peran Yesus sebagai penebus dosa. Dengan kelahiran Kristus, martabat kita diangkat; sehingga kita yang tadinya penuh dengan dosa, tidak lagi dipandang sebagai makhluk yang melulu berdosa. Sebaliknya, predikat kita sebagai ciptaan yang sungguh amat baik’ sebagaimana ditulis di dalam Kitab Kejadian, dikembalikan. Sebab, Yesus lahir untuk menjadi tumbal atas salah dan dosa kita. Dulu, sebelum Yesus lahir, setiap kali orang melakukan kesalahan, maka kambing atau domba harus dikurbankan sebagai korban tesus salah. Sejak Yesus, tidak ada lagi hewan yang dikurbankan; sebab Yesus adalah satu-satunya kurban atas tebus dosa dan salah umat-Nya. Ketika Yohanes Pembaptis melihat Yesus datang kepadanya, ia berkata “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia” Yoh. 129. Kata-kata Yohanes ini dipakai dalam Ekaristi. Ketika imam mengangkat piala dan hosti, imam berkata “Lihatlah, inilah Yesus Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya.” Kita tentu senang karena dosa kita ditebus. Tapi, tidak hanya senang, kita juga harus berupaya untuk menyelaraskan hidup kita dengan apa yang diajarkan oleh Yesus. Jufri Kano, CICMTerlahir sebagai 'anak pantai', tapi memilih - bukan menjadi penjala ikan - melainkan 'penjala manusia' karena bermimpi mengubah wajah dunia menjadi wajah Kristus. Penulis adalah alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta & Maryhill School of Theology, Manila - Philippines. Moto tahbisan "Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" Luk. 55. Penulis dapat dihubungi via email jufri_kano